Kisah seorang nelayan (pemacing)
pada suatu hari di danau seri, terlihat aktipitas nelayan sibuk mencari ikan,
dengan mengucapkan bismillah saya pun memulai aktipitas sepertibiasanya, berlahan mengayuhkan perahu ku dan dengan harapan pasti mendapat ikan yang lebih banyak dari kemarin, tidak jauh dari tempat saya biasa memancing, saya melihat ada nelayan mengunakan perahu yang lebih bagus dibandingakan perahu saya, dalam hati ku bertanya ini nelayan baru. terus aku menghampirinya,
saya : pagi pak,,
NB : pagi juga pak,,
saya : kayaknya baru lihat,
NB : oh iya pak, kami baru kali ini mancing disini, sambil mengisi waktu libur kerja kami pak,,
saya : oh,,, kira in nelayan baru,,
mata ku sambil melihat isi didalam perahu mereka yang banyak bawaan makanan yang enak enak, hati ku berkata, enak ya orang kaya mancing.
tak jauh dari mereka aku berlabuh, satu persatu pancing yang aku bawa aku campakan mengharap ada tangkapan ikan, orang baru tersebut asik makan dan mancing,,sedangakan diri ku cuma membawa air puti untuk penahan lapar dan haus ku,,, doa ku,, ya,,, tuhan berikanlah aku rejeki dihari ini,,,,,
waktu semakin larut, matahari semakin terik menyegat, tak sadar terdengar azan juhur, aku pun berhenti sejenak untuk sholat diatas perahu milik ku, doa ku setelah sholat aku meminta rejeki, setelah selesai aku mengemaskan perlengkapan sholatku, perut ku bebunyi, semakin kuat aku merasakan lapar, aku harus dapat ikan, tak lama kemudian, salah satu pancingku ada yang tertarik,,, dengan rasa senang aku pun mengulung pancingku yg ditarik, terasa berat aku mengulung semakin bertambah semagat ya,,,, tuhan inilah rejeki dari mu,,, aku angkat pancingku aku dan aku melihat hanya kantong plastik yang melekat dipancingku,,,
dengan rasa kecewa aku naikan lah kantong plastik itu diperahuku, rasa kesal dan penasaran yang aku dapatkan,, penasaran aku bukalah plastik itu
Alhamdulillah isi dalam kantong tersebut seikat ketupat dan lauknya yang masih panas,,,,Hore,,,hore,,
tamat.
pada suatu hari di danau seri, terlihat aktipitas nelayan sibuk mencari ikan,
dengan mengucapkan bismillah saya pun memulai aktipitas sepertibiasanya, berlahan mengayuhkan perahu ku dan dengan harapan pasti mendapat ikan yang lebih banyak dari kemarin, tidak jauh dari tempat saya biasa memancing, saya melihat ada nelayan mengunakan perahu yang lebih bagus dibandingakan perahu saya, dalam hati ku bertanya ini nelayan baru. terus aku menghampirinya,
saya : pagi pak,,
NB : pagi juga pak,,
saya : kayaknya baru lihat,
NB : oh iya pak, kami baru kali ini mancing disini, sambil mengisi waktu libur kerja kami pak,,
saya : oh,,, kira in nelayan baru,,
mata ku sambil melihat isi didalam perahu mereka yang banyak bawaan makanan yang enak enak, hati ku berkata, enak ya orang kaya mancing.
tak jauh dari mereka aku berlabuh, satu persatu pancing yang aku bawa aku campakan mengharap ada tangkapan ikan, orang baru tersebut asik makan dan mancing,,sedangakan diri ku cuma membawa air puti untuk penahan lapar dan haus ku,,, doa ku,, ya,,, tuhan berikanlah aku rejeki dihari ini,,,,,
waktu semakin larut, matahari semakin terik menyegat, tak sadar terdengar azan juhur, aku pun berhenti sejenak untuk sholat diatas perahu milik ku, doa ku setelah sholat aku meminta rejeki, setelah selesai aku mengemaskan perlengkapan sholatku, perut ku bebunyi, semakin kuat aku merasakan lapar, aku harus dapat ikan, tak lama kemudian, salah satu pancingku ada yang tertarik,,, dengan rasa senang aku pun mengulung pancingku yg ditarik, terasa berat aku mengulung semakin bertambah semagat ya,,,, tuhan inilah rejeki dari mu,,, aku angkat pancingku aku dan aku melihat hanya kantong plastik yang melekat dipancingku,,,
dengan rasa kecewa aku naikan lah kantong plastik itu diperahuku, rasa kesal dan penasaran yang aku dapatkan,, penasaran aku bukalah plastik itu
Alhamdulillah isi dalam kantong tersebut seikat ketupat dan lauknya yang masih panas,,,,Hore,,,hore,,
tamat.



No comments:
Post a Comment